Belum Diputuskan Pusat, Jatim Sudah Gaspol Siapkan May Day 2026

Kabid Hubungan Industrial (HI) dan Jaminan Sosial (Jamsos), Sugeng Lestari.  (tengah)

 

Disnakertrans Jatim gelar rakor lintas OPD untuk matangkan dua skenario pelaksanaan May Day 2026, termasuk pengamanan, dukungan fasilitas, hingga koordinasi kabupaten/kota.

Surabaya, Lintas Nusantara – Meski keputusan resmi dari pemerintah pusat terkait skema pelaksanaan May Day 2026 belum ditetapkan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur sudah mulai “gaspol” menyiapkan berbagai skenario pelaksanaan.
Hal itu dibahas dalam rapat koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang digelar di kantor Disnakertrans Jatim, Kamis (16/4/2026), dipimpin Kabid Hubungan Industrial (HI) dan Jaminan Sosial (Jamsos), Sugeng Lestari.

Rakor tersebut dihadiri Kepala Disnakertrans Jatim Sigit Prianto serta Kabid Pengawasan Tri Widodo, dengan fokus utama pada kesiapan teknis, skenario pengamanan, dan kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi May Day 2026.


Kabid HI dan Jamsos Disnakertrans Jatim, Sugeng Lestari, menegaskan bahwa hingga saat ini pelaksanaan May Day masih menunggu keputusan final dari pemerintah pusat, termasuk kemungkinan agenda nasional di Jakarta maupun rangkaian kegiatan di daerah.

Peserta rakor sedang mengikuti arahan rapat di aula Disnakertrans Jatim. 


“Masih dalam proses koordinasi dengan pusat. Ada beberapa opsi, termasuk kegiatan di Jakarta dan agenda lain di daerah, namun semuanya belum final,” ujar Sugeng.
Ia menyebut Pemprov Jatim telah menyiapkan dua skenario, yakni jika pelaksanaan terpusat secara nasional atau tetap digelar di daerah seperti tahun sebelumnya.


Selain itu, Disnakertrans Jatim juga mengantisipasi padatnya agenda menjelang May Day, termasuk potensi konsentrasi massa dari berbagai kegiatan lain di Jawa Timur.


“Semua ini harus kita antisipasi bersama agar pelaksanaan May Day tetap kondusif, aman, dan terkendali,” tegasnya.

Dalam rakor tersebut, sejumlah OPD turut dilibatkan untuk mendukung kesiapan teknis, di antaranya Dinas Kesehatan, Dinas PU, dan Dinas Perhubungan.
Dukungan yang disiapkan meliputi layanan kesehatan, penyediaan toilet portable, rekayasa lalu lintas, hingga penguatan sarana pengamanan dan pengendalian mobilitas massa.


“Prinsipnya kolaborasi lintas sektor. Tidak hanya Disnaker, tapi semua OPD, termasuk TNI dan Polri, harus terlibat agar berjalan aman dan tertib,” jelas Sugeng.


Disnakertrans Jatim juga telah mengirimkan surat kepada Disnaker kabupaten/kota untuk menyiapkan pelaksanaan May Day di daerah masing-masing secara terkoordinasi.
Sugeng menekankan agar pemerintah daerah tidak melakukan persiapan secara mendadak pada hari pelaksanaan, melainkan sejak jauh hari berkoordinasi dengan aparat keamanan.

Terkait komunikasi dengan serikat pekerja, Disnakertrans Jatim menyebutkan bahwa dialog informal terus dilakukan secara intensif, meski pertemuan formal khusus May Day 2026 belum dijadwalkan.

Dengan berbagai skenario yang disiapkan, Pemprov Jawa Timur berharap pelaksanaan May Day 2026 dapat berjalan aman, tertib, dan menjadi momentum penguatan hubungan industrial di daerah. (why)

By why hum

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights