BPBD Jatim Perkuat SDM, Empat ASN Resmi Dilantik dalam Jabatan Fungsional

Surabaya, Nusantaradigital.online – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan penanggulangan bencana. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan fungsional bagi empat aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan BPBD Jatim.

Pelantikan dipimpin langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Jatim, Gatot Soebroto, di halaman Kantor BPBD Jatim, Selasa (4/8). Prosesi tersebut turut disaksikan Sekretaris BPBD Jatim, Andhika Nurrahmad Sudigda, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Deni Kiki Melia Tamara, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Satriyo Nurseno, serta Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Dhany Aribowo.

Pelantikan jabatan fungsional tersebut mengacu pada Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 800.1.3.3/2488/204/2026 tanggal 27 Juli 2026 dan Nomor 800.1.3.3/2552/204/2026 tanggal 30 Juli 2026.

Adapun empat ASN yang resmi dilantik meliputi Frysat Wahyu Depyanto, S.Kom sebagai Pranata Komputer Ahli Pertama, serta Ardha Kusuma Wardana, S.T., Irena Sulistya Ariza, S.T., dan Dama Hervita, S.T. yang masing-masing menduduki Jabatan Fungsional Analis Kebencanaan Ahli Pertama.

Dalam kesempatan tersebut, Gatot Soebroto menegaskan bahwa pelantikan jabatan fungsional bukan sekadar proses administratif, melainkan bagian dari strategi penguatan organisasi melalui peningkatan kompetensi dan profesionalisme ASN. Jabatan yang diemban diharapkan mampu mendukung kinerja BPBD Jatim dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya pada penyelenggaraan penanggulangan bencana.

Pelantikan ini juga menjadi bentuk komitmen BPBD Jatim dalam membangun birokrasi yang profesional, responsif, dan akuntabel. Dengan hadirnya tenaga fungsional yang kompeten di bidang kebencanaan maupun teknologi informasi, diharapkan kapasitas kelembagaan BPBD Jatim semakin kuat dalam menghadapi berbagai potensi bencana di Jawa Timur. (why)

By why hum

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights