PR Muslimat NU Embong Kaliasin Gelar Maulid Nabi, Perkuat Silaturahmi dan Teladani Akhlak Rasulullah

Tausiyah oleh KH Muhammad Abi Sumbri.

 

Surabaya, nusantaradigital.online – Pimpinan Ranting (PR) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Embong Kaliasin Surabaya menggelar pengajian rutin Ahad Legi sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, Minggu (13/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al Islah, Jalan Pandegiling Nomor 146, Surabaya, tersebut diikuti jamaah Muslimat NU Embong Kaliasin dan dihadiri sejumlah tokoh serta tamu undangan.

Rangkaian kegiatan diawali praacara berupa penampilan Samroh Humairah Geulis, Pimpinan Ustazah Khadizah sekaligus membawakan acara pada malam hari ini, kemudian dilanjutkan dengan dzikir jama’i yang dipimpin Ustazah Muridah.

Setelah pembukaan, jamaah bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Muslimat NU dan Yalal Wathon. Selanjutnya, acara diisi sambutan-sambutan, Mahallul Qiyam, tausiyah, doa, pembagian doorprize hingga ramah tamah.

Ketua Panitia Sampaikan Terima Kasih

Ketua Panitia Wahyu Khalifa Safitri dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jamaah Muslimat NU Embong Kaliasin, para sesepuh, pengurus, panitia dan seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan.

“Terima kasih kepada seluruh jamaah Muslimat NU Embong Kaliasin, para sesepuh, pengurus dan semua pihak yang telah hadir serta membantu terselenggaranya kegiatan ini. Semoga kebersamaan ini terus terjaga dan membawa keberkahan,” ujar Wahyu.

Wahyu juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ibu Gubernur Jawa Timur dan Bank Jatim atas bantuan dan dukungan yang diberikan untuk kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada Ibu Gubernur Jawa Timur dan Bank Jatim atas bantuan dan dukungan yang telah diberikan. Dukungan tersebut sangat berarti bagi terselenggaranya kegiatan Maulid Nabi ini,” katanya.

Ia berharap dukungan tersebut dapat menjadi bagian dari keberkahan kegiatan sekaligus memperkuat semangat jamaah dalam menjaga kegiatan keagamaan dan silaturahmi di tengah masyarakat.

Jama’ah Muslimat NU Embong Kaliasin

Menurut Wahyu, peringatan Maulid Nabi tidak seharusnya hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial. Momentum tersebut menjadi kesempatan untuk kembali mengenal perjalanan Rasulullah SAW sekaligus meneladani akhlak beliau.

“Semoga melalui kegiatan ini kita tidak hanya berkumpul dan bershalawat, tetapi juga semakin mencintai Rasulullah SAW dan mampu meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam keluarga maupun bermasyarakat,” tuturnya.

PAC Muslimat Genteng Apresiasi Jamaah

Sementara itu, perwakilan PAC Muslimat NU Kecamatan Genteng yang hadir mewakili Ibu Arum Budiarti menyampaikan apresiasi kepada PR Muslimat NU Embong Kaliasin.

Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada seluruh jamaah yang selama ini terus menjaga kegiatan pengajian dan silaturahmi.

“Terima kasih kepada seluruh jamaah Muslimat NU Embong Kaliasin yang telah mengadakan kegiatan ini. Semoga kegiatan seperti ini terus berjalan dan menjadi sarana mempererat silaturahmi serta meningkatkan keimanan kita,” ujarnya.

Ia juga mengajak jamaah untuk terus menjaga kekompakan, kebersamaan dan semangat dalam mengikuti kegiatan Muslimat NU.

Dihadiri Tokoh dan Sesepuh Muslimat

Hadir pula unsur pemerintahan dan tokoh lingkungan, jajaran PAC Muslimat NU, para ustaz dan ustazah serta tamu undangan lainnya.

Kegiatan tersebut juga turut mengundang sejumlah tokoh dan unsur pemerintahan, diantaranya Lurah Embong Kaliasin, beserta ibu, Camat Genteng , Kapolsek, Ketua RW 13 Agus Salim, Pengurus Ta’mir Masjid Al -Islah, Abah Ismail beserta ibu, Ustaz Joe, Ustaz Samsul, Ustadzah Faridah, Ketua MT Perempuan IPHI Genteng, Ketua IPHI Genteng Abah Agus Diar, jajaran PAC Muslimat NU, Ibu Rohma, Ibu Arum, Umik Hanik, Hj.Lilik.


Sementara tamu yang hadir dalam kegiatan antara lain Ketua IPHI Kecamatan Genteng Abah Agus Diar, Ibu Aini Zuhro selaku sesepuh Muslimat, dan Pak Basir selaku pengurus PCNU Kecamatan Genteng, serta jamaah dan pengurus Muslimat NU Embong Kaliasin.

 

Kehadiran para tokoh tersebut menambah suasana kebersamaan sekaligus menunjukkan dukungan terhadap kegiatan keagamaan yang rutin digelar jamaah Muslimat NU Embong Kaliasin.

KH Muhammad Abi Sumbri Bahas Makna Maulid

Memasuki acara inti, jamaah mengikuti Mahallul Qiyam, kemudian dilanjutkan tausiyah oleh KH Muhammad Abi Sumbri.

Dalam ceramahnya, KH Muhammad Abi Sumbri membahas tentang apa sebenarnya makna Maulid Nabi Muhammad SAW.

Ia mengajak jamaah memahami Maulid bukan sekadar sebagai peringatan kelahiran Rasulullah SAW, tetapi menjadi momentum untuk mengenal lebih dekat kehidupan, perjuangan dan akhlak Nabi Muhammad SAW.

Menurutnya, kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak cukup hanya diwujudkan melalui ucapan dan lantunan shalawat. Kecintaan tersebut harus diwujudkan dalam perilaku dan akhlak sehari-hari.

Jamaah diajak menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam menjalani kehidupan, baik dalam keluarga, bermasyarakat maupun dalam membangun hubungan dengan sesama.

Tausiyah tersebut menjadi bagian utama kegiatan sebelum dilanjutkan dengan doa bersama.

Kegiatan kemudian berlangsung semakin meriah dengan pembagian doorprize kepada jamaah. Setelah acara resmi ditutup, jamaah dan tamu undangan mengikuti ramah tamah sebagai bagian dari upaya mempererat silaturahmi.

Jajaran Pengurus dan Tamu Undangan yang Hadir. 

Bagi PR Muslimat NU Embong Kaliasin, pengajian rutin Ahad Legi dan peringatan Maulid Nabi menjadi bagian dari upaya mempertahankan tradisi keagamaan sekaligus memperkuat ukhuwah ditengah masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, jamaah diharapkan semakin mencintai Rasulullah SAW, memperbanyak shalawat dan mampu membawa nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.(fit)

By why hum

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights