Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto.
Sidoarjo, Lintas Nusantara – Jawa Timur mulai memasuki fase transisi kekeringan seiring perubahan cuaca hidrometeorologi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim memastikan kesiapsiagaan tetap ditingkatkan, terutama untuk mengantisipasi krisis air bersih di sejumlah wilayah.
Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto mengatakan, fokus utama saat ini adalah pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
“Untuk BPBD sendiri fokus pada potensi kekurangan air bersih untuk kebutuhan masyarakat seperti minum, memasak, mandi. Kami siapkan dropping air bersih serta tandon dan jerigen,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).
Ia menjelaskan, hingga kini status masih dalam fase transisi dan belum ada penurunan status siaga. Penanganan lebih lanjut akan dilakukan setelah ada penetapan tanggap darurat dari pemerintah kabupaten/kota. (why)

