Surabaya, Nusantaradigital.online – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) menjalin sinergi strategis dengan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur melalui penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) di bidang hukum perdata dan tata usaha negara (TUN), Senin (22/9).
Acara yang berlangsung di Ruang Bromo, Kantor Pusat Bank Jatim tersebut dihadiri oleh Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo dan Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Dr. Kuntadi selaku penandatangan perjanjian.
Direktur Utama Bank Jatim, Winardi Legowo, menyampaikan apresiasi atas dukungan Kejati Jatim dalam memberikan pendampingan hukum bagi Bank Jatim. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Timur yang telah bersedia memberikan bantuan dalam menangani permasalahan hukum serta perlindungan terhadap aset dan kepentingan negara. Kerja sama ini akan meminimalisir potensi sengketa hukum sekaligus memberi kepastian hukum dalam setiap langkah strategis Bank Jatim,” ujarnya.
Winardi menegaskan, perjanjian ini bukan kali pertama dilakukan, melainkan kelanjutan dari sinergi yang sudah terjalin. Menurutnya, peran Kejaksaan sangat penting, mulai dari bantuan dan pertimbangan hukum, pengamanan pembangunan strategis, percepatan investasi, penelusuran dan pemulihan aset, hingga peningkatan kompetensi SDM.
Lebih lanjut, ia menyebutkan sejumlah manfaat konkret dari kerja sama yang sudah berjalan, antara lain Kejaksaan bertindak untuk dan atas nama Bank Jatim dalam penyelesaian masalah hukum, berperan aktif dalam upaya penurunan NPL (Non Performing Loan) melalui penagihan kredit dan mediasi dengan debitur, hingga pemberian Legal Opinion (LO) untuk mendukung pengembangan bisnis.
“Kejaksaan juga berperan dalam memberikan sosialisasi dan edukasi hukum kepada pegawai Bank Jatim untuk mitigasi risiko hukum di sektor perbankan. Karena itu, kami berharap dampak positif ini terus berlanjut melalui PKS yang baru saja ditandatangani,” ungkap Winardi.
Sementara itu, Kepala Kejati Jatim, Dr. Kuntadi, menekankan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk dukungan terhadap stabilitas dan integritas sektor perbankan. “Dalam dunia usaha dan perbankan selalu ada dinamika serta tantangan hukum. Kejati Jatim siap menjadi mitra strategis Bank Jatim dalam menjaga kepastian hukum, perlindungan usaha, dan keberlanjutan bisnis. Sinergi ini diharapkan mampu mewujudkan Jawa Timur yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing,” tegasnya. (why)

