Banyuwangi, Nusantaradigital.online– Komunitas Pemuda Tani Kaliboyo di Dusun Kaliboyo, Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi, patut diapresiasi. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang tinggi, mereka resmi mencanangkan program sosial bertajuk “Solidaritas – Sosial Tanpa Batas” pada Kamis (12/6), bertempat di Warung Kopi (Warkop) DPR setempat.
Program ini hadir sebagai bentuk kepedulian pemuda terhadap kondisi sosial masyarakat sekitar, khususnya kaum dhuafa dan keluarga pra-sejahtera. Menariknya, program ini tidak memandang suku, agama, maupun latar belakang penerima bantuan. Murni sosial, tanpa tendensi politik atau golongan.

Nanang Purwanto, tokoh pemuda sekaligus penggerak utama program Solidaritas, menyampaikan rasa syukurnya atas peluncuran inisiatif ini.
“Saya senang dan gembira terbentuknya program sosial semacam ini. Ini adalah bentuk nyata bahwa sebagai manusia sosial, kita wajib saling membantu, terutama masyarakat yang membutuhkan uluran tangan,” ujar Nanang di sela peresmian program.
Nanang menambahkan, program Solidaritas akan berjalan secara rutin, dengan kegiatan utama berupa penyaluran bantuan sembako setiap bulan kepada masyarakat kurang mampu.
“Dana yang kami kelola berasal dari donatur tetap, sumbangan sukarela, dan penjualan kaos berlabel Solidaritas. Dari hasil penjualan kaos tersebut, 30 persen kami alokasikan langsung untuk kas sosial,” jelasnya.
Program ini tidak hanya menunjukkan kekuatan solidaritas anak muda di desa, tetapi juga menjadi teladan bagi generasi muda lainnya bahwa kegiatan sosial bisa dimulai dari hal-hal sederhana di lingkungan sendiri.
Dalam jangka panjang, Solidaritas diharapkan mampu berkembang menjadi gerakan sosial berkelanjutan yang melibatkan lebih banyak elemen masyarakat, termasuk warga, tokoh agama, hingga pelaku usaha lokal.
Dengan semangat gotong royong dan kepedulian tanpa batas, Pemuda Tani Kaliboyo membuktikan bahwa aksi kecil dari desa bisa membawa dampak besar bagi sesama.
