Kadis PU Bina Marga Jatim: Belanja Infrastruktur Jadi Kunci Percepat Pertumbuhan Ekonomi dan Tingkatkan Layanan Publik

Kepala Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur, Ir. Edy Tambeng Widjaja.

Surabaya, Nusantaradigital.online – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Provinsi Jawa Timur menegaskan komitmennya dalam menindaklanjuti rekomendasi Panitia Khusus (Pansus) DPRD Jawa Timur atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Jawa Timur Tahun Anggaran 2025. Rekomendasi tersebut dinilai selaras dengan arah kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang menempatkan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan sebagai prioritas utama.

Kepala Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur, Ir. Edy Tambeng Widjaja, S.T., M.Si., mengatakan pihaknya menyambut baik rekomendasi Pansus LKPJ karena menjadi penguat dalam mewujudkan infrastruktur yang berkualitas, aman, dan berkelanjutan.

“Kami sangat mendukung rekomendasi Pansus LKPJ terkait prioritas pembangunan infrastruktur. Harapannya, penyediaan infrastruktur jalan dan jembatan di Jawa Timur akan semakin baik sehingga mampu memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat,” ujar Edy dalam keterangan resminya di Surabaya, Selasa (30/6/2026).

Menurutnya, program penanganan jalan dan jembatan yang dialokasikan dalam APBD Tahun 2026 telah disusun berdasarkan kondisi eksisting infrastruktur di lapangan, tingkat kerusakan, serta disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah. Dengan pendekatan tersebut, pembangunan diharapkan lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Edy juga menjelaskan bahwa dalam rangka memenuhi ketentuan mandatory spending infrastruktur menuju APBD Tahun 2027, Dinas PU Bina Marga akan tetap mengedepankan skala prioritas berdasarkan kondisi jalan dan jembatan yang membutuhkan penanganan.

“Seluruh target kinerja dan indikator pembangunan telah kami tetapkan dalam Rencana Strategis (Renstra) Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur Tahun 2025–2029 sebagai pedoman pelaksanaan pembangunan infrastruktur secara berkelanjutan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Edy menegaskan bahwa pemenuhan belanja infrastruktur bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan investasi jangka panjang yang akan memberikan dampak luas terhadap pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, infrastruktur jalan dan jembatan yang semakin baik akan memperlancar mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi barang dan jasa, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah di Jawa Timur.

“Ketika kualitas infrastruktur meningkat, pelayanan kepada masyarakat juga semakin baik. Distribusi barang, jasa, dan mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar, sehingga pada akhirnya mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Timur menjadi lebih kuat, merata, dan berdaya saing,” pungkas Edy. (why)

By why hum

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights