Rapat Lintas Unsur Bahas Aktivitas Merpati Wonorejo, RT 4: Masih Cari Penanganan

Surabaya, Nusantaradigital.online – Penanganan aktivitas merpati di wilayah Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Rungkut, Surabaya, kembali dibahas melalui pertemuan lintas unsur. Lurah Wonorejo Tri Kartika Sari mengundang sejumlah pihak, termasuk perwakilan RT 4 dan RT 7 serta unsur kepolisian untuk menghimpun informasi mengenai kondisi di lapangan.

Ketua RT 4 Wonorejo, Andriyono, mengatakan dirinya hadir dalam pertemuan tersebut untuk memberikan informasi mengenai kondisi wilayahnya. Menurutnya, pertemuan juga dihadiri Bhabinkamtibmas.

“Bhabinkamtibmas juga diundang,” ujar Andriyono.

Menurut Andriyono, pertemuan tersebut lebih banyak menjadi forum untuk mengumpulkan informasi dari masing-masing wilayah. Hal itu dinilai wajar mengingat Tri Kartika Sari baru menjabat sebagai Lurah Wonorejo sehingga perlu mendapatkan gambaran mengenai persoalan yang sebelumnya berkembang di wilayah tersebut.

Dalam pertemuan itu, kondisi aktivitas merpati di RT 4 dan RT 7 menjadi salah satu hal yang dibahas. Andriyono mengatakan keberadaan hobi merpati pada dasarnya tidak menjadi persoalan selama tidak mengganggu lingkungan.

Namun, menurutnya, aktivitas yang berkembang dan mendatangkan banyak orang dapat menimbulkan keramaian. Kondisi tersebut kemudian menjadi perhatian warga karena berpotensi mengganggu lalu lintas di lingkungan kampung.

“Semakin banyak, ternyata timbul keramaian yang mengganggu lalu lintas kampung,” katanya.

RT 4 Mulai Kondusif

Andriyono menyebut kondisi di wilayah RT 4 saat ini relatif lebih kondusif. Menurutnya, sebagian aktivitas yang sebelumnya berada di wilayah RT 4 telah berpindah ke wilayah lain.

“RT 4 sudah kondusif karena sudah pindah ke RT lain,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengatakan kondisi tersebut belum serta-merta menyelesaikan persoalan karena wilayah RT 4 masih berdekatan dengan RT 7. Dari pengamatannya, aktivitas merpati masih terlihat di sejumlah titik di sekitar kawasan tersebut.

Andriyono juga menyebut masih terdapat sejumlah bekupon di kawasan sekitar. Namun, ia tidak mengetahui secara pasti aktivitas yang berlangsung di dalam lokasi tersebut.

Ia menegaskan, dirinya tidak mempersoalkan warga yang memiliki hobi memelihara atau melatih merpati selama aktivitas itu tidak menimbulkan gangguan terhadap lingkungan.

“Karena hobi merpati itu pasti ada,” katanya.

Yang menjadi perhatian, lanjut Andriyono, adalah ketika aktivitas tersebut berkembang menjadi kerumunan dan mengganggu kenyamanan maupun mobilitas warga.

Belum Ada Keputusan Akhir

Terkait hasil pertemuan bersama lurah dan unsur keamanan, Andriyono mengatakan belum ada keputusan final mengenai langkah penanganan.

Menurutnya, pertemuan tersebut masih berada pada tahap pengumpulan informasi dan pembahasan mengenai langkah yang dapat dilakukan.

“Belum tahu. Kemarin kesimpulannya mencari bagaimana penanganan,” ujarnya.

Andriyono juga mengatakan belum mengetahui apakah setelah pertemuan tersebut sudah ada rapat lanjutan yang digelar pihak kelurahan.

Sebelumnya, Ketua RT 7/RW 8 Kuntoro menyampaikan keresahan warga terhadap aktivitas merpati di sekitar permukiman. Warga berharap aktivitas yang menimbulkan keramaian tidak berlangsung di lingkungan kampung dan, apabila memang merupakan kegiatan hobi, dapat diarahkan ke lokasi yang jauh dari permukiman.

Sementara Lurah Wonorejo Tri Kartika Sari sebelumnya mengatakan belum menerima laporan terkait aktivitas adu merpati setelah dirinya mulai menjabat sekitar pertengahan Juli 2026.

Adapun Bhabinkamtibmas Wonorejo Aipda Denny Syaiful Amri menyatakan komunitas merpati memang ada, tetapi dirinya belum menerima laporan terkait adu doro.

Bersambung: Perspektif Sosiolog

Setelah pemerintah kelurahan mulai menghimpun informasi dari RT 4 dan RT 7, bagaimana persoalan ini dilihat dari sisi sosial dan budaya? Prof Bagong Suyanto memberikan pandangan mengenai perlunya pendekatan kultural, bukan semata-mata penertiban.(fit)

By why hum

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights