Siaga Ancaman Bencana Hidrometeorologi, BNPB Gelontorkan Bantuan Logistik dan DSP ke Jawa Timur

Surabaya, Nusantaradigital.online- Guna mengantisipasi bencana hidrometeorologi yang terjadi pada musim penghujan tahun ini, BPBD Jatim menggelar Focus Group Discussion (FGD) Kedaruratan, Logistik dan Pralatan di Hotel Grand Mercure Surabaya, Selasa (16/1/2024).

Kegiatan yang diikuti Kalaksa BPBD Kab/Kota se-Jatim dan sejumlah OPD terkait di lingkungan Pemprov Jatim ini dihadiri Sekdaprov Jatim Adhy Karyono dan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto.

Hadir pula, Sekretaris BPBD Jatim yang juga Plh Kalaksa BPBD Jatim Andhika N Sudigda, Kabid Kedaruratan dan Logistik Satriyo Nurseno dan sejumlah pejabat di lingkungan BNPB.

Selain memberikan arahan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, Kepala BNPB juga menyerahkan bantuan kepada Pemprov Jatim dan 31 Kab/Kota, berupa dana siap pakai (DSP), masing-masing senilai Rp 250 juta.

 

Khusus untuk Pemprov Jatim, Kepala BNPB juga menyerahkan bantuan logistik dan peralatan, berupa, Perahu Katamaran sejumlah 8 unit, Tenda Pengungsi 13 set, Tenda Keluarga 33 set, Genset 2 KVA 45 unit, Selimut 1.900 lembar, Matras 1.900 lembar dan Velbed sebanyak 110 unit.

 

Plh Kalaksa BPBD Jatim Andhika N Sudigda menyampaikan, kegiatan ini digelar sebagai upaya menghadapi cuaca ekstrim dan potensi bencana hidrometeorologi sepanjang tahun ini.

 

Senada dengan itu, Sekdaprov Jatim Adhy Karyono juga menguatkan kondisi tersebut. Karenanya, untuk mengantisipasi hal itu, Pemprov Jatim telah mengeluarkan status darurat bencana Hidrometeorologi untuk tahun 2023-2024 melalui Keputusan Gubernur nomor 188/698/KPTS/013/2023, yang berlaku selama 155 hari.

 

Tidak itu saja, Pemprov Jatim juga telah mengeluarkan dua SK pendukung, yakni, SK Gubernur Jatim No.188/741/KPTS/013/2023 tentang Klaster Logistik Penanggulangan Bencana Provinsi Jatim dan SK Gub. Jatim No.188/670/KPTS/013/2023 tentang Tim Reaksi Cepat PB Provinsi Jatim.

 

Sementara, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto meminta segenap pemerintah Kab/Kota di Jatim untuk melakukan langkah kesiapsiagaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi. (why)

By why hum

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights