Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur, Sigit Priyanto.
Surabaya, Lintas Nusantara — Arus kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui Counter Helpdesk Terminal 2 Bandara Internasional Juanda masih terpantau tinggi pada masa Lebaran 1447 H.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur melalui Kepala UPT P2TK Jatim, Astri, menyampaikan bahwa tren kepulangan PMI pada periode ini tetap didominasi pekerja yang mengambil cuti Lebaran.
“Momentum Lebaran memang menjadi waktu utama bagi PMI untuk pulang sementara ke daerah asal. Mayoritas masih berstatus aktif bekerja di negara penempatan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (16/3).
Berdasarkan pendataan di posko, jumlah PMI yang tiba menunjukkan tren peningkatan dibanding hari-hari sebelumnya, dengan dominasi kedatangan dari negara-negara Asia seperti Hong Kong, Singapura, Malaysia, dan Taiwan.
Astri menjelaskan, sebagian besar PMI yang datang merupakan pekerja dengan status cuti, sementara sisanya merupakan pekerja yang telah menyelesaikan kontrak serta sebagian kecil kategori PMI bermasalah yang memerlukan penanganan khusus.
“Komposisinya masih sama, didominasi cuti. Ini pola yang selalu terjadi setiap Lebaran,” katanya.
Untuk daerah tujuan, PMI yang pulang masih didominasi berasal dari wilayah kantong pekerja migran di Jawa Timur seperti Malang, Ponorogo, Tulungagung, Blitar, Kediri, hingga Banyuwangi dan Madura.
Menurut Astri, kondisi ini menunjukkan bahwa Jawa Timur masih menjadi salah satu daerah penyumbang PMI terbesar di Indonesia.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui posko pelayanan di bandara terus memperkuat layanan bagi PMI, mulai dari pendataan, pemberian informasi, hingga fasilitasi jika terdapat kendala selama proses kepulangan.
“Kami memastikan seluruh PMI yang datang mendapatkan pelayanan maksimal, termasuk jika ada yang membutuhkan bantuan khusus,” tegasnya.
Ia menambahkan, koordinasi lintas instansi juga terus dilakukan untuk menjamin kelancaran arus kepulangan selama periode Lebaran.
“Kami juga berkolaborasi dengan pihak bandara, imigrasi, dan instansi terkait agar proses kedatangan PMI berjalan aman dan tertib,” pungkasnya. (why)

