SURABAYA, Nusantaradigital.online – Kegiatan megengan dan kirim doa ahli kubur merupakan agenda rutin jamaah ibu-ibu pengajian Masjid Nurul Islam yang berlokasi di Jalan Ngaglik Kuburan, Surabaya. Pada Ahad, 15 Februari 2026 pukul 19.00 WIB, kegiatan tersebut kembali digelar dengan tuan rumah (sohibul hajah) Ibu Choirul dan diikuti oleh 55 jamaah ibu-ibu dalam suasana khidmat menjelang datangnya bulan Ramadan.
Acara diawali dengan lantunan sholawat yang dipimpin Ketua Pengajian, Hj. Nur Jumati. Suasana masjid terasa hangat dan penuh kekhusyukan saat jamaah bersama-sama melantunkan sholawat sebagai bentuk cinta kepada Rasulullah SAW.

Dalam ceramahnya, KH. Abi Moch. Sumbri mengingatkan jamaah tentang sabda Rasulullah SAW bahwa surga merindukan empat golongan manusia. Empat golongan tersebut adalah orang yang gemar membaca Al-Qur’an, orang yang mampu menjaga lisannya, orang yang dermawan dan gemar memberi makan orang lapar, serta orang yang bersungguh-sungguh menjalankan puasa Ramadan.
“Yang dirindukan surga itu bukan hanya orang yang pintar ibadah, tapi yang konsisten berbuat baik. Yang senang membaca Al-Qur’an meski masih terbata-bata, yang bisa menahan lisan dari menyakiti orang lain, yang ringan tangan bersedekah, dan yang menjaga puasanya dengan sungguh-sungguh,” tutur KH.

Abi Moch. Sumbri.Ia menekankan Ramadan sebagai momentum terbaik untuk melatih diri menjadi bagian dari empat golongan tersebut. Membaca Al-Qur’an di bulan Ramadan, menjaga lisan sebagai bagian dari kualitas puasa, serta berbagi makanan untuk orang yang berpuasa disebutnya sebagai amalan yang pahalanya berlipat ganda.Selain itu, KH. Abi Moch. Sumbri mengaitkan tradisi megengan dan kirim doa ahli kubur sebagai wujud bakti kepada orang tua dan para pendahulu. Ia mengajak jamaah menjadikan doa sebagai jembatan kasih sayang antara yang masih hidup dengan yang telah wafat, sekaligus membersihkan hati sebelum memasuki bulan suci.
Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin KH. Abi Moch. Sumbri. Jamaah tampak larut dalam kekhusyukan, memanjatkan doa bagi ahli kubur, keluarga, serta memohon kesehatan dan kekuatan iman agar dapat menjalani ibadah Ramadan dengan lebih baik.
Kegiatan rutin ini diharapkan terus memperkuat kebersamaan jamaah ibu-ibu Masjid Nurul Islam, sekaligus menjadi ruang pembinaan spiritual menjelang Ramadan agar lebih siap lahir dan batin. (Why)

