Surabaya, Nusantaradigital.online — Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Timur siap berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur untuk memperkuat penyebarluasan informasi kebencanaan kepada masyarakat, terutama dalam upaya mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Komitmen tersebut mengemuka dalam kunjungan perdana jajaran Komisioner KPID Jatim ke Kantor BPBD Jatim pada Kamis (6/11/2025). Rombongan KPID Jatim dipimpin oleh Ketua Royin Fauziana dan diikuti oleh sekitar tujuh orang komisioner.

Rombongan disambut langsung oleh Sekretaris BPBD Jatim, Andhika Nurrahmad Sudigda, bersama Tenaga Ahli BPBD Jatim, Bige Agus Wahyuono, Kasubbag TU Galih Perwira, dan sejumlah pejabat fungsional.
Ketua KPID Jatim, Royin Fauziana, menjelaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk memaksimalkan peran lembaga penyiaran dalam menyiarkan program edukatif terkait kebencanaan.
“KPID Jatim ingin mendorong lembaga penyiaran agar lebih aktif menayangkan konten siaran yang bersifat edukatif, informatif, dan membangun kesadaran publik tentang mitigasi bencana,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris BPBD Jatim, Andhika Nurrahmad Sudigda, mengapresiasi langkah KPID Jatim yang berinisiatif menjalin sinergi dalam bidang komunikasi kebencanaan.
“BPBD sangat membutuhkan dukungan dalam diseminasi dan sosialisasi informasi mitigasi bencana. Kami membuka peluang seluas-luasnya untuk bersinergi dengan KPID Jatim, karena penyiaran merupakan ujung tombak penyampaian informasi kepada masyarakat,” jelasnya.
Dalam kunjungan tersebut, selain melakukan diskusi dan pemaparan program, para komisioner KPID Jatim juga berkesempatan meninjau Taman Edukasi Bencana BPBD Jatim, termasuk wahana Simulator Gempa dan Tenda Pendidikan Bencana, yang menjadi sarana pembelajaran kebencanaan bagi masyarakat dan pelajar.
Turut hadir dalam kegiatan ini, sejumlah komisioner KPID Jatim, di antaranya Wakil Ketua Khoirul Huda, Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran Aan Haryono, Koordinator Bidang Pengembangan Kebijakan dan Sistem Penyiaran (PKSP) Yunus Ali Ghafi, anggota Bidang PKSP Malik Setyawan, serta anggota Bidang Kelembagaan Fitratus Sakinah. (why)

