

Turut hadir dalam pemantauan hari ini, Kepala Balai Besar TNBTS Hendro Widjanarko, Sekretaris BPBD Jatim Andhika N Sudigda, Tim BPBD Kabupaten Malang dan Tim TNI, Polri setempat.
Probolinggo, Nusantaradigital.online- Suasana di sekitar kawasan Gunung Bromo di sepanjang hari Kamis (14/9/2023) tidak seperti biasanya. Sejak pagi hingga sore hari, cuaca udara di kawasan ini didominasi kabut, awan dan sempat gerimis beberapa kali.
Lantaran cuaca ini, operasi udara berupa water bombing dengan helikopter BNPB tidak bisa dilakukan.
Karenanya, operasi darat yang melibatkan Tim gabungan BPBD, Tim Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dan sejumlah relawan Masyarakat Peduli Api (MPA) kembali dioptimalkan untuk pemadaman dan pembasahan sejumlah titik bara api yang kembali mengepulkan asap.
“Alhamdulillah, jumlah kepulan asap yang muncul hari ini tidak sebanyak kemarin dan hari-hari sebelumnya,” ujar Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto saat melakukan pemantauan di Pos Jemplang, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang.
Turut hadir dalam pemantauan hari ini, Kepala Balai Besar TNBTS Hendro Widjanarko, Sekretaris BPBD Jatim Andhika N Sudigda, Tim BPBD Kabupaten Malang dan Tim TNI, Polri setempat.
Berdasar pantauan di lapangan, sejumlah titik kepulan asap yang sempat muncul berada di area Watu Gede, jalur Bukit Kayangan dan area Bukit Keciri.
Beberapa titik itu langsung ditangani pasukan darat dan bisa dipadamkan. Pasukan jalur darat kali ini meliputi, Tim BPBD Jatim, Tim TNBTS, Tim BPBD Kab. Malang, Petugas Patroli Karhutla Gabungan Polsek Poncokusumo, Tim Damkar Manggala AGNI Brigade Pengendali Kebakaran Hutan, perwakilan LMDH, TNI, Polri, dan masyarakat peduli api. (why)

