Kepala Bakesbangpol Jatim : Ruang Digital Menjadi Boomerang Bagi Pers dan Picu Konflik Sosial

Kepala Bakesbangpol Jatim, Eddy Supriyanto, S.STP, M.PSDM

SURABAYA, Nusantaradigital.online- Khofifah mengatakan, berdasarkan RKPD 2023, prioritas pembangunan Jatim dijabarkan dalam 7 hal. Salah satunya adalah Peningkatan Ketentraman, Ketertiban Umum dan peningkatan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat di Jawa Timur. Terkait dengan hal tersebut, Bakesbangpol Jatim, sesuai dengan tupoksinya, mempunyai tanggung jawab strategis dengan Jatim Harmoninya.

 

Sementara itu Pesta Demokrasi sebentar lagi akan dimulai dibutuhkan langkah-langkah yang tidak mudah dalam mendorong tetap terjaganya kondisi sosial politik yang kondusif. Belum Optimalnya pelaksanaan pendidikan politik terhadap masyarakat untuk membangun etika dan moral politik bangsa serta kedewasaan perilaku berdemokrasi, masih rendahnya partisipasi masyarakat menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu dan perkembangan politik, serta kurangnya pemahaman wawasan kebangsaan dalam diri generasi muda, membuat langkah Bakesbang tidak mudah. Bagaimana upaya Bakesbang Jatim? Dan bagaimana pandangan Bakesbang tentang HPN tahun 2023? Berikut wawancara singkat Lintas Nusantara (LN) dengan Kepala Bakesbangpol Jatim, Eddy Supriyanto, S.STP, M.PSDM (ES):

 

LN       :Bagaimana peranan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dalam menyelenggarakan

            pendidikan politik berdasarkan permasalahan yang ada yaitu rendahnya kesadaran

            masyarakat akan politik, kurangnya partisipasi yang baik dari masyarakat terkait

            kegiatan politik?

 

ES       : Peranan Bakesbangpol Prov. Jatim dalam penyelenggaraan politik adalah dengan

memberikan edukasi atau pemahaman politik pada masyarakat terutama generasi muda atau milenial dan pemilih pemula, yang diimplementasikan pada program dan kegiatan Bakesbangpol Prov Jatim seperti sosialisasi, siaran radio, FGD (Focus Group Discussion), lokakarya, penyuluhan dan juga pemanfaatan Media Sosial lainnya tentang pendidikan politik sehingga akan terbangun mindset pada masyarakat terutama generasi milenial tentang pentingnya politik bagi kehidupan bangsa dan negara.

 

Salah satu hasil yang diharapkan dari Pendidikan Politik adalah meningkatkan partisipasi pemilih terutama pemilih pemula pada pelaksanaan Pemilu dan Pilkada Serentak tahun 2024.

 

LN       : Kasus apa yang menonjol dan apa hambatan dalam melaksanakan program serta output apa yang ingin dicapai di tahun 2023 sesuai dengan Nawa Bhakti Satya?

 

ES       :Kasus yang cukup menonjol di beberapa waktu kebelakang terkait demonstrasi buruh menuntut kenaikan UMK, konflik antar perguruan silat dan masih adanya permasalahan intoleransi. Hambatan dalam pelaksanaan program terkait kurang optimalnya sinergi dan koordinasi lintas instansi/lembaga yang disebabkan masih adanya ego sektoral

 

Terkait program Nawa Bhakti Satya, Bakesbangpol Prov. Jatim berfokus pada Jatim Harmoni. Jatim Harmoni sendiri merupakan program yang ditujukan untuk menciptakan keadaan sosial masyarakat yang aman, nyaman, damai, kondusif dan harmonis.

 

LN       : Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2023 yang jatuh tanggal 9 Februari dengan mengusung Tema “Inovasi Pangan, Sandang, Papan Berbasis Informasi dan Kebudayaan” bagaimana menurut Bapak?

 

ES       : Pemilihan tema peringatan Hari Pers Nasional merupakan hal yang tepat apabila melihat bahwa kondisi dunia saat ini yang dihadapkan pada perubahan iklim, tekanan krisis ekonomi dan inflasi. Inovasi pangan, sandang dan papan perlu memperhatikan perkembangan teknologi saat ini serta tetap mempertahankan kebudayaan indonesia.

 

Inovasi pangan diperlukan untuk mewujudkan ketahanan pangan bahkan kedaulatan pangan. Inovasi pangan dapat dilakukan melalui program menuju pangan berswasembada yaitu menggalakkan program diversifikasi pangan yang bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan berbagai komoditas pangan sehingga terjadi keberagaman konsumsi pangan pada masyarakat.

 

Sesuai dengan data Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Kementan, Jawa Timur menjadi provinsi urutan pertama sebagai produsen jagung terbesar secara Nasional. Inovasi di bidang sandang dilakukan dengan memanfaatkan perkembangan teknologi yang memungkinkan masyarakat berbelanja online baik dengan memanfaatkan aplikasi atau media sosial.

 

Pemprov jatim mempunyai kebijakan yang diberlakukan mulai tahun 2022 yaitu menjadikan kain tenun khas Jatim sebagai baju dinas di Pemprov Jatim, dengan demikian ASN Pemprov Jatim akan menjadi bagian dari upaya mempromosikan Kain Tenun Khas Jatim yang beragam motifnya dan sangat bagus serta tidak kalah dengan produk luar negeri.

 

Inovasi di bidang papan diharapkan lebih berfokus pada kearifan lokal dan keselarasan dengan alam. Pembangunan infrastruktur bangunan terutama di wilayah perkotaan saat ini mulai mengabaikan aspek kearifan lokal dan perhitungan fisik alam seperti kerentanan bangunan terhadap risiko bencana alam.

 

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki banyak wilayah dengan risiko tinggi terhadap bencana alam, antara lain banjir, cuaca ekstrim, gempa bumi dan tsunami. Selain itu, saat ini arsitektur modern yang mereplikasi konsep dan desain gaya eropa banyak ditemui di bangunan perhotelan, perkantoran maupun rumah, padahal konsep arsiktektur nusantara Indonesia sangat beragam dan merupakan identitas dari suatu daerah yang harus dipelihara dan dilestarikan

 

LN       :Media sebagai kontrol sosial selain eksekutif, legislatif, dan yudikatif, apakah sampai hari ini sudah menjalankan tugasnya dengan baik, dan apa yang kurang?

 

Media sebagai mitra pemerintah dalam penyelenggaraan pemerintahan baik eksekutif maupun legislatif telah melakukan fungsinya dengan baik, seperti pemberitaan yang positif dan kritik yang konstruktif, selain itu media juga bisa dijadikan sebagai mitra dalam mempublikasikan program dan kegiatan yang dilakukan oleh Pemerintah, sedikit yang perlu diperbaiki yakni peningkatan screening terhadap segala berita yang dimuat agar selalu terjaga validitasnya.

 

LN       : Di era digitalisasi sekarang ini apa yang perlu diperbaiki dari pers?

 

ES       : Melihat perkembangan penyebaran informasi yang telah merambah pada dunia digital menjadi salah satu langkah tepat bagi pers sebagai pilar keempat untuk mendukung pelaksanaan kinerja pemerintah.

 

Hal ini tentu secara mudah dipahami bahwa pers adalah penyambung opini publik yang penuh dengan aspirasi maupun kritik membangun demi kemajuan bangsa. Tidak menutup mata jika pers pada akhirnya adaptif dari keberadaan era digital, serta kooperatif dan kolaboratif dalam penyampaian gagasan publik kepada pemerintah. Namun, yang perlu digarisbawahi adalah keberadaan ruang digital juga menjadi boomerang bagi pers yang dapat memicu konflik sosial, baik secara horizontal maupun vertikal pada kehidupan masyarakat secara nyata.

 

Hal ini dapat terjadi jika pers menggunakan narasi kurang tepat tertuang dalam judul yang dinilai clickbait dan sumber informasi yang dinilai kurang valid akan kebenarannya. Jadi, lebih bijak apabila perumusan judul maupun isi dari informasi menggunakan kalimat yang mudah diterima masyarakat dan tidak memiliki makna ganda.

 

LN       : Harapan Bapak di Peringatan HPN tahun ini dalam upaya membantu kinerja dan akuntabilitas publik di Bakesbangpol Jatim?

 

ES       :Kerja-kerja baik yang telah dilaksanakan apabila tidak terdokumentasikan dan tidak di publish dengan baik akan sulit untuk menjadi teladan bagi masyarakat secara luas, untuk itu Pers disini sangat berperan efektif untuk dapat mempublish dan menyebar luaskan hasil kinerja yang telah dilaksanakan oleh Bakesbangpol Jatim agar awareness dari masyarakat semakin meningkat, akuntabilitas terjaga, adanya keterbukaan untuk mencapai Good Governance (tata kelola pemerintahan yang baik).

 

Harapannya, di tahun politik menjelang pesta demokrasi 2024 yang akan datang sinergi dan kolaborasi antara sebuah instansi/lembaga dengan pers harus dibangun dengan baik selain untuk menjaga akuntabilitas, dapat meningkatkan literasi masyarakat akan politik dan kebebasan demokrasi namun tetap pada koridornya. Narasi-narasi yang disampaikan juga harus informatif, terjamin kevalidan, netral dan tidak memiliki kecenderungan untuk berpihak kepada satu pihak.

 

 Pers sebagai salah satu garda depan dalam perhelatan pesta demokrasi, pers yang akan membawa arus dinamika politik di masyarakat, semoga tetap berpegang pada kaidah jurnalistik dan terus memerangi berita bohong. (why)

By why hum

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights