MOJOKERTO – Nusantaradigital.com
Bertempat di Halaman luas serba guna di Desa Claket Kecamatan Pacet telah dilaksanakan serangkaian penutupan kegiatan Gebyar Matching Fund 2022, Minggu (11/12/22). Dengan mengusung tema ” Pemanfaatan Kearifan Lokal Guna Pengembangan Desa Wisata dan Ekonomi Kreatif “. Selama kurang lebih lima bulan berbagai Program pembelajaran atau Edukasi Untag Surabaya bersama warga Claket telah bearakhir. Hadir dalam acara tersebut antara lain Ketua Yayasan Universitas 17 Agustus (UNTAG) Surabaya J.Subekti SH.MM, Rektor Untag Surabaya Prof.Dr. Mulyanto Nugroho MM.CMA.CPA, Sekretaris Desa Claket Mukhlis yang mewakili Kepala Desa serta para tamu undangan lainnya.

Event penutup Gebyar Matching Fund ini dibuka dengan menampilkan berbagai kesenian budaya tradisional khas daerah Claket. Mulai dari Kesenanian Tari, pertunjukan silat bela diri, Seni Bantengan dan lain-lain.
Sambutan Ketua Pelaksana kegiatan Dra.Endang Poerbawati M.Pd mengatakan, ” kegiatan ini merupakan final setelah lima bulan lebih menjalankan program-program pelatihan edukasi Matching Fund 2022 bersama warga Desa Claket. Terima kasih kepada Pemerintah karena memberi kepercaayaan dan amanah kepada Prodi Sastra Jepang untuk memberikan pembinaan dan pelatihan – pelatihan terhadap masyarakat guna meningkatkan potensi ekonomi kreatif. Desa Claket saat ini merupakan Desa Wisata sebab dipandang perlu ditingkatkan lagi untuk Sumber Daya Manusia, sehingga kami khusus datang memberikan pelatihan bersama dengan tenaga akademisi demi meningkatkan kemampuan warga tentang bagaimana meningkatkan kondisi perekonomian melalui pendidikan dan pelatihan yang mudah diserap yang menghasilkan keuntungan di desanya,” pinta Endang. Masih dikatakannya, ” dalam hal ini kami dari Prodi Sastra Jepang mengetahui, daerah ini sangat dekat dengan Surabaya dan sangat di lirik oleh para wisatawan baik Nasional maupun Mancanegara. Kenapa Desa Claket, karena desa ini masih mempunyai lingkungan alam yang bukan buatan, yang paling disukai oleh orang Jepang dan dilihat dari alamnya sama dengan pedesaan yang ada di Jepang. Ada beberapa Investor dari Jepang yang melirik ke Desa Claket. Sehingga harapan kami kedepan bisa bekerja sama yang lebih baik lagi kepada Pemerintah Desa Claket, ” ujar Dra.Endang Poerbawati M.Pd yang juga sebagai Ketua Program Studi (Prodi) Sastra Jepang Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya.
Sementara itu Rektor Untag Surabaya Prof.Dr.Mulyanto Nugroho MM.CMA.CPA dalam sambutannya menyampaikan, ” Desa Claket merupakan salah satu Destinasi Desa Wisata yang akan di konsep dengan nuansa Kejepangan. Ini merupakan bentuk pengabdian Untag kepada Desa Claket. Kami berharap dikemudian hari tempat ini bisa dijadikan jujukan bagi wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Sehingga bisa meningkatkan taraf pertumbuhan para pelaku ekonomi kreatif yang ada di sini. Kita juga memberikan pelatihan batik dan pembuatan makanan-makanan khas Jepang salah satunya adalah Toriyaki dan lain sebagainya. Kebetulan saat ini untuk Desa Claket sendiri mendapatkan bantuan Hibah senilai 560 juta rupiah dan bantuan tunai pembinaan dari Untag Surabaya, guna menunjang dan mengembangkan program-program Desa Wisata yang ada di Desa Claket ini, ” jelas Rektor Universitas 17 Agustus (UNTAG) Surabaya Prof.Dr.Mulyanto Nugroho MM.CMA.CPA.
Ditempat yang sama Mukhlis Sekretaris Desa yang mewakili Kepala Desa Claket saat diminta keterangan menyampaikan, ” Alhamdulillah dan terima kasih yang sebesar besarnya kepada pihak Untag Surabaya baik itu Ketua Yayasan, Rektor, para Dosen ataupun yang lainnya karena berkenan membantu Desa kami. Desa Claket menjadi salah satu desa yang sangat antusias dalam pengembangan Desa Wisata. Ini adalah hal yang kami impikan, menjadikan Desa Wisata Claket seutuhnya mengingat belum adanya jujukan wisata utama di desa ini, tentunya kedepan kami tetap berkoordinasi dengan pihak Untag Surabaya, supaya di dalam menggali dan mengembangkan potensi – potensi kearifan lokal yang ada di desa kami berjalan dengan baik dan lancar,” pinta Mukhlis Sekretaris Desa yang mewakili Kepala Desa Claket. ( yud )


[…] akhir tahun ini terjadi peningkatan ungkap kasus yang berhasil dilakukan Polres Pasuruan Kota dari tahun […]