Penceramah Ustadz Dedy Abdul Aziz.
Surabaya, nusantaradigital.online – Warga RT 3 RW 8, Kedondong Lor 3, Kelurahan Embong Kaliasin, Kecamatan Genteng, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Mushollah Khusnul Khatimah. Mengusung tema “Menghidupkan Semangat Rasulullah di Era Generasi Millenial”, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus mempererat kerukunan antarwarga.
Peringatan Maulid Nabi berlangsung khidmat dan meriah. Kegiatan dihadiri Ketua RW 08 Tomyx Prasetyo, Ketua RT 3 Ade Hermawan, Ketua Panitia Nur Hidayah, Ustadz Dedy Abdul Aziz Muslih, serta para jamaah dan warga.
Dalam sambutannya, Ketua RT 3 Ade Hermawan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kebersamaan warga dalam menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi acara keagamaan, tetapi juga memberikan manfaat bagi warga dan anak-anak melalui siraman rohani serta keteladanan Rasulullah SAW.
Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan tersebut dapat terus dipertahankan, sehingga kerukunan dan hubungan antarwarga semakin erat.
Hal senada disampaikan Ketua RW 08 Tomyx Prasetyo. Ia memberikan apresiasi kepada warga, khususnya panitia dan warga RT 3, yang telah bekerja sama dan memberikan tenaga serta pikiran sehingga kegiatan Maulid Nabi dapat berlangsung dengan baik dan meriah.
Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti peringatan Maulid Nabi merupakan momentum yang sangat baik untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan warga. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan, baik oleh RT lainnya maupun di lingkungan masjid.
“Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilanjutkan karena membawa keberkahan dan menjadi sarana untuk mempererat kerukunan serta kebahagiaan antarwarga,” harapnya.
Rangkaian kegiatan diisi dengan sambutan, penyampaian rasa syukur, pembacaan puisi oleh Nifara Zaida Rabbani Ishak, pemberian santunan kepada anak yatim, hingga tausiyah, doa bersama dan tabur berkah.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Dedy Abdul Aziz Muslih mengajak jamaah untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, salah satunya dengan memperbanyak membaca shalawat.
Ia menjelaskan, shalawat memiliki keutamaan besar karena merupakan ibadah yang diperintahkan langsung oleh Allah SWT, sebagaimana disebutkan dalam Surat Al-Ahzab ayat 56.
Menurutnya, peringatan Maulid Nabi tidak sebatas mengenang kelahiran Rasulullah SAW. Lebih dari itu, Maulid menjadi momentum untuk menghidupkan kembali kecintaan kepada Nabi, mengenalkan sirah serta meneladani akhlak dan perjuangan Rasulullah di tengah perkembangan zaman.
“Semangat Rasulullah harus terus dihidupkan, terutama di era generasi millenial. Jangan sampai generasi muda jauh dari Rasulullah dan sejarah perjuangan beliau,” pesan Ustadz Dedy.
Ia juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengenalkan Rasulullah SAW kepada anak-anak sejak dini. Kecintaan kepada Nabi dapat ditanamkan dengan membiasakan anak membaca shalawat, mengenalkan kisah Nabi, memberikan nama yang baik dan mengandung doa, serta memastikan makanan dan minuman yang dikonsumsi berasal dari sumber yang halal.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Dedy juga menyampaikan kisah keteladanan para sahabat dan tokoh Islam, di antaranya Abu Bakar Ash-Shiddiq dan Salahuddin Al-Ayyubi. Kisah tersebut menjadi pengingat bahwa kecintaan terhadap Rasulullah dan sirah Nabi mampu membangkitkan semangat umat.

Ketua Panitia Nur Hidayah menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga dan panitia yang telah memberikan tenaga dan pikiran sehingga kegiatan Maulid Nabi dapat terselenggara dengan baik dan meriah.
Apresiasi juga diberikan kepada seluruh warga RT 3 dan RW 8 yang turut bergotong royong menyukseskan kegiatan tersebut.
Turut hadir dalam acara, Ketua LPMK (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan)Embong Kaliasin, Kasilan, dan juga Hari Kasmudji.
Melalui kegiatan ini, warga berharap tradisi peringatan Maulid Nabi dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan. Tidak hanya di lingkungan RT, tetapi juga dapat dilaksanakan oleh RT lainnya maupun di masjid.
Selain meningkatkan keimanan dan kecintaan kepada Rasulullah SAW, kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, membangun kerukunan, serta menghadirkan kebahagiaan dan keberkahan bagi seluruh warga.(fit)

