Disdik Kabupaten Kediri Perkuat Peran UKS untuk Tanamkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

Kediri, Nusantaradigital.online – Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri memperkuat peran Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dalam mendukung penerapan Gerakan7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (G7KAIH) di jenjang sekolah dasar. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Optimalisasi Peran UKS Tahap 2 yang digelar pada 5–6 Oktober 2026.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Mokhamat Muhsin, M.Pd., mengatakan kegiatan ini bertujuan menanamkan kebiasaan positif sejak dini untuk membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter unggul.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kebiasaan positif yang membentuk karakter anak-anak Indonesia agar menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter unggul,” ujarnya melalui pesan singkat.

Tujuh kebiasaan yang menjadi fokus gerakan tersebut meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur cepat.

Pelaksanaan tahap kedua ini merupakan kelanjutan dari kegiatan sebelumnya. Penguatan dilakukan agar satuan pendidikan semakin memahami peran strategis UKS, tidak hanya dalam menjaga kesehatan peserta didik, tetapi juga dalam membangun kebiasaan sehari-hari yang mendukung tumbuh kembang anak.

Melalui kegiatan tersebut, para guru mendapatkan penguatan pemahaman mengenai optimalisasi UKS serta penerapan pola hidup sehat dan pembentukan karakter positif di lingkungan sekolah.

Penerapan tujuh kebiasaan itu diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi menjadi bagian dari budaya sekolah dan rutinitas peserta didik, baik selama berada di lingkungan pendidikan maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri pun mendorong sekolah untuk menjalankan pembiasaan tersebut secara konsisten dan berkelanjutan. Dengan demikian, UKS diharapkan dapat berperan lebih optimal dalam membangun lingkungan pendidikan yang sehat sekaligus mendukung pembentukan peserta didik yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, dan berkarakter positif.

(Dwi A)

By why hum

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights