Antrean pendaftaran mudik gratis di kantor dishub Jatim siang (9/3)
Surabaya, Lintas Nusantara – Program mudik gratis yang digelar Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur kembali diserbu peminat pada tahun 2026. Antusiasme masyarakat terlihat dari antrean panjang pendaftar yang ingin mendapatkan kuota mudik gratis menjelang Lebaran.
Kepala Dishub Jatim melalui Kepala Seksi Prasarana, Bidang Angkutan Jalan Mulyono saat ditemui di sela antrean pemudik menyampaikan bahwa pemerintah provinsi telah menyiapkan sekitar 4.000 kuota penumpang dengan dukungan 100 armada bus yang akan melayani berbagai tujuan di wilayah Jawa Timur.
Menurutnya, sistem pendaftaran tahun ini dilakukan melalui dua jalur, yakni online dan offline, guna memberi kesempatan lebih luas kepada masyarakat untuk mengikuti program mudik gratis tersebut.
“Mayoritas pendaftaran dilakukan secara online. Namun bagi masyarakat yang tidak mendapatkan kuota secara online atau mengalami kesulitan akses internet, bisa datang langsung untuk mendaftar secara offline,” ujar Mulyono.
Dari total kuota yang tersedia, sekitar 1.600 kursi disiapkan untuk pendaftaran offline, sementara sisanya melalui sistem online. Skema ini diterapkan agar masyarakat yang belum terbiasa menggunakan sistem digital tetap dapat memanfaatkan program mudik gratis.

Ia menjelaskan, seluruh armada bus yang disiapkan akan melayani berbagai rute tujuan di Jawa Timur dengan pengaturan keberangkatan yang disesuaikan dengan kapasitas armada.
“Semua jurusan di Jawa Timur kita layani. Namun kuotanya tetap menyesuaikan kapasitas armada agar penataan dan pemberangkatan berjalan tertib,” jelasnya.
Program mudik gratis ini juga diharapkan mampu membantu mengurangi kepadatan lalu lintas saat arus mudik Lebaran. Dengan menggunakan angkutan umum yang disediakan pemerintah, masyarakat tidak perlu lagi menggunakan kendaraan pribadi yang berpotensi menambah kemacetan di jalan.
Selain itu, Dishub Jatim mengimbau para peserta mudik agar datang lebih awal sesuai jadwal keberangkatan serta tidak membawa barang bawaan berlebihan agar bagasi bus tetap cukup menampung seluruh penumpang.
Mulyono menambahkan, pemberangkatan peserta mudik gratis rencananya akan dilepas langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, pada 19 Maret 2026 di depan Kantor Dishub Jatim di Surabaya.
“Rencananya pemberangkatan akan dilepas langsung oleh Ibu Gubernur pada 19 Maret 2026 di depan kantor Dishub Jatim,” katanya.
Sementara itu, salah satu pemudik, Dwi, mengaku sudah tiga tahun berturut-turut mengikuti program mudik gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Menurutnya, program tersebut selalu ramai peminat karena sangat membantu masyarakat perantau untuk pulang kampung tanpa harus mengeluarkan biaya transportasi yang besar.
“Sudah tiga tahun saya ikut mudik gratis ini. Setiap tahun selalu ramai peminatnya,” katanya.
Tahun ini Dwi mudik bersama suami dan dua anaknya menuju kampung halaman di Kabupaten Bojonegoro sebelum melanjutkan perjalanan untuk bersilaturahmi dengan keluarga di Jawa Tengah.
Ia berharap program mudik gratis dari Pemprov Jatim dapat terus dilaksanakan setiap tahun agar semakin banyak masyarakat yang bisa pulang kampung dan berkumpul bersama keluarga saat Hari Raya. (why)

