ARTOTEL TS Suites Surabaya Ikut Earth Hour 2026, Ajak Tamu “Switch Off” untuk Bumi

Surabaya, Lintas Nusantara — ARTOTEL TS Suites Surabaya kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan berpartisipasi dalam gerakan global Earth Hour 2026 melalui aksi switch off selama satu jam, Sabtu (28/3) pukul 20.30 hingga 21.30 WIB.

Mengusung tema “Berikan Satu Jam untuk Bumi”, aksi ini menjadi semakin istimewa karena bertepatan dengan dua dekade perjalanan gerakan Earth Hour yang mengajak masyarakat dunia untuk berkontribusi nyata terhadap keberlanjutan lingkungan.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kampanye yang diinisiasi oleh WWF, pihak hotel memadamkan sebagian lampu di area properti sebagai simbol kepedulian terhadap krisis iklim dan pentingnya penghematan energi.

Langkah ini juga menjadi bagian dari implementasi komitmen keberlanjutan ARTOTEL Group yang sejalan dengan semangat The Art of Goodness.

Tak hanya melakukan aksi simbolis, hotel juga mengajak seluruh tamu untuk ikut serta dengan mematikan lampu di kamar masing-masing. Suasana malam pun dibuat lebih hangat dengan alunan musik serta sajian menu spesial di area One Deck Gastropub.

Sebagai bentuk apresiasi, tamu juga mendapatkan diskon 20 persen untuk seluruh menu makanan dan minuman selama kegiatan berlangsung.

Partisipasi ini sekaligus menegaskan konsistensi ARTOTEL TS Suites Surabaya sebagai properti yang telah mengantongi sertifikasi GSTC (Global Sustainable Tourism Council), yang berfokus pada praktik pariwisata berkelanjutan.

General Manager ARTOTEL TS Suites Surabaya, Teddy Patrick, mengatakan bahwa keterlibatan dalam Earth Hour merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan.

“Partisipasi kami dalam Earth Hour 2026 merupakan bentuk komitmen berkelanjutan dalam mendukung pelestarian lingkungan. Kami berharap semakin banyak masyarakat terinspirasi untuk melakukan aksi sederhana namun berdampak nyata bagi masa depan bumi,” ujarnya.

Salah satu tamu hotel, Andin, mengaku terkesan dengan suasana Earth Hour yang dihadirkan.

“Saya sempat ikut foto-foto karena ambience-nya unik dan jarang ada. Langsung saya posting di media sosial karena ini pengalaman yang seru dan meaningful,” katanya. (why)

By why hum

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights