Musda XV ORARI Jatim 2026 Digelar di Malang, Konsolidasi Organisasi dan Pemilihan Pengurus Baru

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin.

 

Malang, Nusantaradigital.online — Musyawarah Daerah (Musda) XV Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Daerah Jawa Timur Tahun 2026 digelar di Kota Malang, Minggu (8/2/2026). Forum lima tahunan ini menjadi momentum strategis bagi ORARI Jawa Timur untuk melakukan konsolidasi organisasi sekaligus memilih kepengurusan baru untuk periode 2026–2031.

Musda XV diikuti oleh 32 stasiun siaran lokal atau perwakilan ORARI kabupaten dan kota se-Jawa Timur. Selain agenda pemilihan pengurus, musyawarah juga menjadi ruang evaluasi program kerja serta perumusan arah kebijakan organisasi di tengah dinamika perkembangan teknologi komunikasi.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, yang hadir mewakili Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, menegaskan bahwa ORARI memiliki peran krusial dalam penguatan sistem komunikasi daerah. Ia menyebut ORARI tidak hanya sebagai wadah hobi komunikasi radio, tetapi telah berkembang menjadi organisasi sosial kemasyarakatan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurut Sherlita, ORARI Jawa Timur selama ini menjadi bagian penting dari cadangan nasional komunikasi, terutama dalam situasi darurat dan kebencanaan ketika jaringan seluler maupun internet mengalami gangguan.

“Dalam konteks penguatan sistem komunikasi daerah, ORARI Jawa Timur merupakan mitra strategis pemerintah. Perannya sangat dirasakan, mulai dari proses evakuasi hingga koordinasi di lapangan. Ini menegaskan bahwa komunikasi radio tetap menjadi sarana andalan pada kondisi darurat,” ujar Sherlita.

Ia berharap Musda XV mampu melahirkan kepengurusan dan arah organisasi yang semakin solid, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta berdaya guna bagi masyarakat, bangsa, dan negara, sejalan dengan tema Musda, “Mengembangkan ORARI menjadi organisasi yang lebih besar, solid, dan berdaya guna bagi bangsa dan negara.”

Sementara itu, Ketua ORARI DPD Jawa Timur, Subandi Sugito, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini mendukung kiprah ORARI, khususnya Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Ia menegaskan bahwa dedikasi para anggota ORARI dalam mendukung komunikasi publik, terutama saat terjadi bencana, merupakan bentuk pengabdian yang dilandasi semangat kerelawanan dan kepedulian sosial.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang terus diberikan. Kontribusi ORARI di lapangan adalah wujud komitmen kami untuk selalu hadir dan bermanfaat bagi masyarakat,” kata Subandi.

Sekretaris Jenderal ORARI, Yusuf Budhyanto, yang mewakili Ketua Umum ORARI Pusat Donny Imam Priambodo, menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi transformasi teknologi komunikasi. Menurutnya, kemajuan teknologi harus diimbangi dengan kompetensi, adaptabilitas, dan etika para pelaku komunikasi.

“Transformasi komunikasi tidak hanya soal kecanggihan perangkat, tetapi juga kesiapan SDM. ORARI harus menjadi pusat pengembangan kompetensi sekaligus garda terdepan dalam pelayanan komunikasi kepada masyarakat,” ujarnya. (why)

By why hum

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights