Gubernur Khofifah Tekankan Sistem Merit dan Manajemen Talenta ASN dalam Pengukuhan Kepala Kanreg II BKN

Surabaya, Nusantaradigital.online — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan pentingnya penguatan sistem merit, manajemen talenta, serta profesionalisme aparatur sipil negara (ASN) dalam penyelenggaraan pemerintahan yang adaptif dan terpercaya. Hal tersebut disampaikan dalam acara pengukuhan Kepala Kantor Regional II Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang digelar di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (17/12/2025) pukul 09.00 WIB.

Pada kesempatan tersebut, Soni Sultana, S.Kom., MMSI resmi dikukuhkan sebagai Kepala Kantor Regional II BKN, menggantikan pejabat sebelumnya. Sebelum sambutan Gubernur, acara diawali dengan sambutan Wakil Kepala BKN, Suharmen, S.Kom., M.Si.

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan besar kepada Kepala Kanreg II BKN yang baru untuk menjalankan amanah dengan semangat melayani dan menjunjung tinggi profesionalisme.

Gubernur Khofifah saat Pengukuhan BKN Regional II di Grahadi, Rabu (17/12)

“Manajemen ASN harus dijalankan secara impersonal, objektif, dan bebas dari intervensi. Promosi dan pengangkatan jabatan harus berbasis kompetensi, kinerja, integritas, dan moralitas,” tegas Khofifah.

Gubernur menekankan bahwa Kantor Regional II BKN Surabaya memiliki peran strategis sebagai perpanjangan tangan kebijakan nasional dalam memastikan penerapan sistem merit berjalan konsisten di daerah, khususnya di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya.

Menurutnya, penerapan manajemen talenta bukan sekadar proses administrasi, melainkan instrumen strategis untuk memastikan ASN ditempatkan sesuai dengan kemampuan, potensi, dan kebutuhan organisasi. Dengan dukungan data kepegawaian yang akurat, pemerintah daerah akan lebih mudah menyusun perencanaan pengembangan kompetensi ASN secara berkelanjutan.

“Ke depan, pimpinan daerah harus dapat memastikan kesinambungan kepemimpinan pada jabatan-jabatan strategis, tidak lagi bergantung pada siapa yang tersedia, tetapi pada siapa yang paling siap dan berintegritas,” ujarnya.

Gubernur Khofifah juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Pemprov Jawa Timur dan Kanreg II BKN Surabaya, terutama dalam pembinaan daerah, pendampingan tata kelola ASN, serta penyiapan jalur suksesi kepemimpinan yang jelas bagi pemimpin masa depan.

Ia berharap Kanreg II BKN Surabaya dapat menjadi rumah pelayanan kepegawaian berbasis digital yang efektif, efisien, transparan, dan membanggakan. Integrasi data, peningkatan keamanan informasi, serta penyederhanaan proses bisnis layanan kepegawaian dinilai menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan publik.

“Saya percaya dengan pengalaman dan integritas yang dimiliki Bapak Soni Sultana, Kanreg II BKN Surabaya akan semakin berkontribusi besar dalam membangun ASN yang profesional, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” kata Khofifah.

Sementara itu, Wakil Kepala BKN Suharmen dalam sambutannya menegaskan komitmen BKN untuk terus memberikan dukungan penuh kepada pemerintah daerah dalam percepatan implementasi manajemen ASN, termasuk penerbitan nomor induk pegawai (NIP) bagi PNS maupun PPPK, serta penguatan ekosistem layanan kepegawaian yang cepat, akurat, dan akuntabel.

Acara pengukuhan ini dihadiri jajaran pejabat Pemprov Jawa Timur, kepala instansi vertikal, serta para pemangku kepentingan bidang kepegawaian. Momentum ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat tata kelola ASN yang profesional dan birokrasi yang semakin dipercaya publik. (why)

By why hum

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights