Cegah Kecurangan, Pimpinan OPD dan Muspika Kawal Ujian Perangkat Desa Melalui Metode CAT

Ujian perangakat desa malalui metode CAT di SMKN 1 Dlanggu

Mojokerto, Nusantaradigital.online- Guna menjaga netralitas transparansi dan meminimalisasi kesalahan dalam ujian seleksi pemilihan perangkat Desa Tumapel Kecamatan Dlanggu Kabupaten Mojokerto, menggunakan metode Computer Assessment Test (CAT). Sebanyak 9 dari 10 peserta yang mengikuti ujian seleksi perangkat desa setempat. Satu peserta dinyatakan berhalangan hadir karena ada Jadwal pemeriksaan kesehatan.

 

Ujian melalui Komputerisasi tersebut berlangsung pada hari Selasa (16/5/23) dilaksanakan di Ruang khusus SMKN 1 Dlanggu mulai pukul 09.0 sampai 11.30. Suwarno Ketua Panitia Pelaksana menjelaskan, ” lowongan formasi Kasi Pemerintahan ini diperebutkan oleh 10 dari 9 peserta yang hadir ujian tersebut. Satu peserta kami sampaikan berhalangan hadir. Kebetulan kesepuluh peserta berasal dari desa kami sendiri Tumapel “, jelasnya.

 

“ Ini pertama kalinya di Desa Tumapel pengisian perangkat desa dengan menggunakan metode CAT. Jadi, peserta melakukan ujian dengan menggunakan Komputer dengan materi soal Pendidikan Agama, Bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu Pemerintahan dan Penegetahuan Umum dan diberi waktu mulai pukul 09.00 sampai 12.30 WIB “, terang Suwarno yang juga Kadus Seduri.

 

Masih kata Ketua ” Selama sekitar 2,5 jam setelah ujian selesai, nilai akan langsung muncul di layar monitor besar yang telah disiapkan pihak SMKN 1 Dlanggu. Jadi peserta akan langsung tahu berapa nilai ujiannya, nama dan peringkat yang mempunyai nilai tertinggi akan diusulkan sebagai perangkat Desa Tumapel“ tegas Suwarno.

 

“Dengan menggunakan metode CAT, diharapkan hasil seleksi ini benar-benar kompeten dan tidak ada unsur rekayasa. Harapannya, tentu pemilihan ini bersih apa adanya dan yang terpilih mempunyai kompetensi, kredibilitas, dan mampu berintegritas demi memajukan Desa Tumapel hingga berkembang semakin baik untuk menyongsong kemajuan zaman,” tuturnya.

 

Sementara itu, Kades Tumapel Sugianto menjelaskan, ” seleksi perangkat desa dengan menggunakan metode CAT, tujuannya untuk mencari bibit bibit perangkat yang mampu melayani masyarakat yang lebih maksimal. Bibit yang mumpuni dan berkualitas untuk menyambut era digitalisasi di masa mendatang. Niatnya awal baik, semoga dalam bekerja nanti juga baik dan mampu menjalankan tugas sesuai harapan dan dambaan masyarakat,” pungkasnya.

 

Perlu diketahui bersama, untuk hasil Ujian CAT dari 9 peserta calon perangkat desa tersebut rinciannya antara lain : 1. Rika Tria Fatimatuz Zahro memperoleh nilai total ( 267 ), 2. Muhammad Al Zidan nilai total ( 159 ), 3. Lailya Mutlifah jumlah nilai ( 351 ), 4. Imrotul Mufidah nilai total ( 219 ), 5. Madu Ayu Lestari nilainya ( 217 ), 6. Erik Anggraeni jumlah nilai ( 220 ), 7. Usnia Ningsih nilai total ( 217 ), 8. Eko Wahyu Prasetyo total nilai ( 236 ) dan, 9. Wahyu Yassir Effendi memperoleh total nilai ( 395 ). Dengan demikian yang berhak untuk mengisi kekosangan perangkat desa formasi Kasi Pemerintahan Desa Tumapel diraih atas nama Wahyu Yassir Effendi dengan Jumlah nilai total tertinggi yakni 395.

 

Turut hadir Jajaran Pimpinan OPD dalam kegiatan Ujian perangkat desa Tumapel melalui metode CAT antara lain Kepala DPMD Yudha Akbar Prabowo, Kepala Inspektorat Poedji Widodo, Kabag Hukum Tatang Mahendra, Kabag Pemerintahan yang diwakili oleh Sentot, Kesbanglinmas, serta Satpol PP Kabupaten Mojokerto dan Jajaran Muspika Dlanggu Camat, Danramil, dan Kapolsek. ( yud )

By why hum

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights