
Madiun, Nusantaradigital.online- Hingga hari ini, Kamis (23/2/1013), capaian sasaran pembentukan Destana Jatim telah merambah di 19 daerah.
Diantaranya, di semua kabupaten wilayah Madura, Kabupaten dan Kota Pasuruan, Kabupaten dan Kota Malang, Kabupaten Lumajang, Jember, Bondowoso, Gresik, Lamongan, Tuban, Bojonegoro, Mojokerto, Jombang dan Kabupaten Madiun.
Khusus Kabupaten Madiun, pembukaan pembentukannya dimulai hari ini, Kamis (23/2/2023), dengan sasaran lokasi di Desa Tileng, Kec. Dagangan.
Hadir sekaligus membuka acara ini, Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto, dengan didampingi Kabid PK Andhika N Sudigda dan Sekretaris BPBD Jatim, Suharlina Kusuma Wardani.
Turut hadir, Kalaksa BPBD Kab. Madiun Muh. Zahrowi, Camat Dagangan Tarji, Forkopimcam setempat dan Kades Tileng, Simbi Riyanto.
Hadir sebagai peserta, berbagai unsur masyarakat, mulai dari kalangan tokoh masyarakat, bidan desa, pemuda karang taruna hingga anggota ibu-ibu PKK.
Kades Tileng dalam sambutannya menyampaikan terimakasih atas dipilihnya desanya sebagai lokasi Destana. Sebab wilayah desanya memang memiliki potensi tanah longsor.
Kalaksa BPBD Kab Madiun juga menyampaikan yang serupa. Selain Desa Tileng, tahun ini Kab. Madiun juga mendapat alokasi pembentukan Destana di Desa Sumber Bening Kec. Balerejo yang memiliki ancaman bencana banjir.
“Mendapatkan alokasi dua desa dalam setahun ini tidak mudah lho..,” sergahnya.
Karenanya, ia berharap, masyarakat dan perangkat desa Tileng bisa mengikuti dgn serius proses pelatihan Destana yang akan berlangsung hingga sepekan ke depan.
Sementara, Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto menegaskan, tahun ini, BPBD Jatim menargetkan pembentukan 40 Destana se-Jatim.
Target itu menambahkan jumlah 1.542 Destana yang telah terbentuk dari jumlah 2.742 desa/kelurahan yang masuk kategori rawan bencana di Jatim. (why/hum)

