
Kegiatan yang dilakukan secara kolaboratif bersama Himpunan Perawat Gawat Darurat dan Bencana Indonesia (Hibgabi) Jatim ini diikuti segenap pegawai bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan (PK) BPBD Jatim.
Malang, Nusantaradigital.online- Guna meningkatkan Kapasitas Kesiapsiagaan dalam menghadapi korban bencana, selama tiga Hari ini, Senin-Rabu (10-12/7/2023), BPBD Jatim menggelar Pelatihan In House Training Basic Life Support (BLS) di Hotel Harris, Kota Malang.
Kegiatan yang dilakukan secara kolaboratif bersama Himpunan Perawat Gawat Darurat dan Bencana Indonesia (Hibgabi) Jatim ini diikuti segenap pegawai bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan (PK) BPBD Jatim.
Pejabat Fungsional Bidang PK, Dadang Iqwandy, saat pembukaan pelatihan mewakili Plh Kalaksa BPBD Jatim menegaskan, penguasaan BLS bagi pegawai BPBD Jatim saat ini telah menjadi kebutuhan.
Sebab, selain karena maraknya bencana di Jatim dalam beberapa waktu terakhir, ancaman bencana kini juga terasa semakin dekat di sekitar kita.
“Disamping itu, paling tidak kita memiliki kesiapsiagaan dalam hal pertolongan pertama kegawatdaruratan. Minimal untuk orang-orang terdekat kita,” terangnya mendampingi Kabid PK BPBD Jatim, Moh. Chisjqiel.
Ketua Hibgabi Jatim, Dr Sriyono, dalam kesempatan yang sama, menyampaikan apresiasi atas upaya peningkatan kapasitas yang dilakukan BPBD Jatim ini.
Sebab, menurutnya, jumlah masyarakat yang mampu menguasai BLS saat ini masih sangat terbatas. Padahal, berbagai kejadian bencana saat ini cukup marak. Termasuk kejadian laka lantas yang membutuhkan penanganan BLS.
“Saya kira, penguasaan BLS bagi Tim BPBD Jatim ini mutlak diperlukan, mengingat keberadaannya yang selalu berkaitan dengan bencana,” terangnya.
Sementara, dalam pelaksanaan pelatihan ini, selain paparan dari Tim Hibgabi, kegiatan ini juga banyak diisi dengan pelatihan skill.
Diantaranya, tentang Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT), Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan Manajemen jalan nafas dan pernafasan. (why)

