Tim Gabungan Padam Karhutla Gunung Bromo, 74 Ribu Liter Air Dijatuhkan Lewat Water Bombing

Probolinggo, Nusantaradigital.online – Tim gabungan terus melakukan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo. Tim tersebut melibatkan BPBD Jawa Timur, BNPB, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), TNI/Polri, pemadam kebakaran, serta para relawan.

Pada Rabu (12/8/2026), operasi pemadaman difokuskan di wilayah Dingklik, mulai dari Pakis Bincil, Bukit Cinta, hingga Sruni Point. Sebanyak 74.000 liter air atau 29 rit telah dijatuhkan melalui mekanisme water bombing menggunakan tiga unit helikopter, yakni PK-DAN, PK-DAP, dan PK-DBM.

Namun, operasi pemadaman melalui jalur udara sempat dihentikan sementara sejak pukul 12.19 WIB. Kondisi tersebut disebabkan jarak pandang atau visibility yang sangat terbatas akibat kabut tebal dan asap pekat.

Untuk memaksimalkan kembali operasi water bombing, tim gabungan terus melakukan penyisiran dari darat, memantau prakiraan cuaca dari BMKG, serta menentukan titik koordinat lokasi secara presisi.

Sementara itu, pemadaman melalui jalur darat difokuskan di kawasan Pusung Duwur, Dingklik. Petugas di lapangan berjibaku memadamkan api secara manual menggunakan gepyok, mengerahkan mobil tangki, serta melakukan pembasahan area.

Hingga Rabu (12/8/2026), luas area yang terbakar akibat karhutla di kawasan Gunung Bromo tercatat mencapai 921,42 hektare.

Upaya pemadaman terus dilakukan secara terpadu melalui koordinasi lintas instansi, baik dari jalur udara maupun darat, dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan jarak pandang di lokasi kebakaran. (Why)

By why hum

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights