Kepala BP3MI Jatim Pindah Tugas ke Korea, Tinggalkan Sejumlah Capaian Strategis

Kepala BP3MI Jawa Timur, Gimbar Ombai Helawarnana.

 

Surabaya, Lintas Nusantara— Kepala BP3MI Jawa Timur, Gimbar Ombai Helawarnana, resmi akan mengemban tugas baru sebagai atase di Korea Selatan Senin (30/3). Kepindahan tersebut menandai berakhirnya masa kepemimpinannya di Jawa Timur dengan sejumlah capaian signifikan dalam peningkatan layanan pekerja migran Indonesia (PMI).

Selama menjabat, Gimbar berhasil membawa BP3MI Jatim meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), sebagai bentuk komitmen terhadap tata kelola birokrasi yang bersih dan transparan. Selain itu, lembaga yang dipimpinnya juga mendapatkan penghargaan pelayanan prima dari pemerintah pusat atas kualitas layanan publik yang dinilai semakin optimal.

Tak hanya itu, perluasan akses layanan menjadi salah satu terobosan penting. Jika sebelumnya BP3MI Jatim hanya memiliki 10 titik layanan, kini telah berkembang menjadi 13 titik, termasuk penambahan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Jember, Probolinggo, dan Kediri. Langkah ini dinilai mampu mendekatkan layanan kepada masyarakat, khususnya calon PMI di daerah.

“Inovasi ini kami lakukan agar pelayanan semakin cepat, mudah, dan terjangkau. Masyarakat tidak perlu lagi datang jauh ke satu titik layanan,” ujarnya.

Capaian lain yang dinilai strategis adalah hadirnya fasilitas ujian bahasa Korea (EPS-TOPIK) di Jawa Timur. Dengan adanya fasilitas tersebut, calon PMI tujuan Korea kini tidak perlu lagi mengikuti ujian di luar daerah seperti Semarang atau Jakarta.

“Ini menjadi kemudahan besar bagi masyarakat Jawa Timur yang ingin bekerja ke Korea melalui skema resmi,” tambahnya.

Meski demikian, ia mengakui masih ada tantangan besar yang dihadapi, terutama terkait maraknya penempatan PMI nonprosedural. Menurutnya, faktor kedekatan negara tujuan seperti Malaysia dan adanya jaringan keluarga menjadi penyebab utama masih tingginya praktik tersebut.

Sebagai pejabat yang akan melanjutkan tugas di luar negeri, Gimbar berharap penggantinya dapat meneruskan capaian yang telah dirintis, sekaligus meningkatkan status kelembagaan BP3MI Jatim menjadi balai besar sesuai rencana kementerian.

“Kami berharap ke depan bisa mencapai predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) serta memperkuat kolaborasi dengan seluruh stakeholder,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas penempatan PMI ke sektor formal dan terampil, sejalan dengan arah kebijakan pemerintah untuk membuka peluang kerja yang lebih luas dan berkualitas di luar negeri.

Kepindahan Gimbar ke Korea Selatan diharapkan dapat semakin memperkuat perlindungan sekaligus membuka peluang kerja baru bagi PMI, khususnya di sektor-sektor strategis. (why)

By why hum

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights