Kediri, Nusantaradigital.online – Persiapan mudik Idul Fitri atau Lebaran banyak di lakukan oleh masyarakat dalam jauh-jauh hari, akan tetapi tidak sedikit pula yang mengabaikannya hingga memaksan dirinya untuk pulang kampung saat kondisi kesehatan tidak fit.
Akibatnya perjalanan yang di tempuh terasa kurang nyaman hingga berakhir pada permasalahan kesehatan seperti kecelakaan lalulintas,kelelahan diperjalanan,imunitas menurun dan sebagainya.
Dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik lebaran tahun 2026, Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri mendirikan Posko Layanan Kesehatan gratis di sejumlah pos pantau mudik, salah satunya di Posko Papar untuk memberikan pelayanan medis/ kesehatan kepada pemudik yang mengalami kelelahan atau gangguan kesehatan lainnya selama dalam perjalanan.
Dinas Kesehatan menyediakan tenaga kesehatan sebanyak tiga orangyang terbagi dalam dua ship serta kendaraan kesehatan ( ambulans) yang selalu standby di pos pengamanan mudik lebaran.
Petugas kesehatan yang berjaga di posko mudik siap memberikan pemeriksaan kesehatan dan penanganan pertama bagi pemudik yang membutuhkan.” Jika ada pemudik yang mengalami gangguan kesehatan saat dalam perjalanan mereka bisa segera mendapatkan pertolongan”. Kata salah satu petugas kesehatan ( 13/3 ).
Masyarakat yang membutuhkan bantuan medis darurat juga bisa menghubungi Public Service Center ( PSC )119, layanan ini dapat di gunakan untuk konsultasi kesehatan maupun penanganan gawat darurat di lokasi pemudik berada.” Misalnya ada pemudik yang mengalami kelelahan ekstrim atau dehidrasi, bisa segera menghubungi PSC 119 untuk mendapatkan pertolongan cepat “, lanjutnya.
Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri berkomitmen untuk memastikan kesehatan masyarakat tetap terjaga selama arus mudik dan arus balik lebaran, dengan menghadirkan layanan kesehatan yang mudah di akses oleh pemudik maupun warga setempat. (dwi)

