Cetak SDM Kompeten, Disnakertrans Jatim Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi Tahap I 2026 di BLK Tuban

Kepala Disnakertrans Jatim, Sigit Priyanto saat membuka acara pelatihan.

 

Tuban, Nusantaradigital.online – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) resmi membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Tahap I Tahun 2026 di Aula UPT BLK Tuban, Selasa (10/2/2026). Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja di tengah kebutuhan industri yang kian dinamis.

Pembukaan pelatihan dilakukan langsung oleh Kepala Disnakertrans Jatim, Sigit Priyanto, dan dihadiri Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Tuban, Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Disnakertrans Jatim, Kepala Bank Jatim Cabang Tuban, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tuban, para Kepala UPT BLK wilayah sekitar, pengawas ketenagakerjaan Korwil Tuban, serta seluruh peserta pelatihan.

Dalam sambutannya, Sigit Priyanto menegaskan bahwa pelatihan berbasis kompetensi bukan sekadar rutinitas program, melainkan investasi strategis dalam pembangunan sumber daya manusia Jawa Timur.

“Saya berharap seluruh peserta yang telah dinyatakan lulus seleksi benar-benar gigih berlatih hingga kompeten di bidangnya masing-masing. Bekal kompetensi ini akan sangat dibutuhkan untuk melamar pekerjaan maupun berwirausaha secara mandiri,” tegas Sigit.

Ia menekankan pentingnya penguasaan tiga aspek utama selama pelatihan, yakni pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja (attitude). Menurutnya, era industri saat ini menuntut tenaga kerja yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki soft skill yang baik dan mampu beradaptasi dengan perubahan.

“Era sekarang adalah era orang-orang yang kompeten di bidangnya, dengan penguasaan soft skill yang mumpuni. Manfaatkan momen pelatihan ini sebagai tempat menimba ilmu, bersosialisasi, dan membangun jejaring,” ujarnya.

Sigit juga menyoroti posisi strategis Kabupaten Tuban yang memiliki potensi industri besar, mulai dari sektor minyak dan gas, semen, hingga sektor pariwisata. Kondisi tersebut, kata dia, harus diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia lokal yang kompeten agar mampu mengisi peluang kerja di wilayahnya sendiri.

“Tuban adalah daerah strategis dengan banyak perusahaan besar. Artinya, peningkatan keterampilan dan kompetensi tenaga kerja menjadi kebutuhan mendesak agar mampu menyesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja, khususnya di Kabupaten Tuban,” tambahnya.

Program PBK Tahap I Tahun 2026 ini merupakan bagian dari Program Peningkatan Kompetensi Tenaga Kerja dan Produktivitas yang dirancang untuk menekan angka pengangguran sekaligus mendorong lahirnya wirausaha baru. Melalui pelatihan yang terstruktur dan berbasis standar kompetensi kerja, para peserta diharapkan siap memasuki dunia kerja maupun membuka usaha mandiri.

Di akhir sambutannya, Sigit secara resmi membuka kegiatan pelatihan tersebut dengan harapan seluruh peserta dapat menyelesaikan program hingga tuntas dan meraih masa depan yang lebih baik.

“Dengan memohon ridho Allah SWT, Pelatihan Berbasis Kompetensi Tahun Anggaran 2026 di UPT BLK Tuban secara resmi saya nyatakan dibuka dan dimulai. Semoga seluruh peserta diberi kelancaran dan kesuksesan,” pungkasnya. (why)

By why hum

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights