Rahmat, Praktisi K3 Jatim
Surabaya, Nusantaradigitl.online- Penerapan K3 yang efektif dibutuhkan tiga (3) unsur) yaitu kesisteman (sistem manajemen), rekayasa engineering dan behavior. Hal itu disampaikan oleh Rahmat Praktisi K3 Jatim dalam Talk Show Bulan K3 Nasional Tahun 2023 “Terwujudnya Pekerjaan Layak yang Berbudaya K3”.
“Bagaimana menerapkan K3 yang efektif berisikan 3 unsur yang praktisi itu mengistilahkan smart, smart itu tidak hanya sekedar cerdas, tapi smart ini adalah (Safety Manajemen and Invorcement Teknik).
Ketiga unsur ini kata Rahmat yang harus dipadukan di tempat kerja, keselamatan ini konteksnya tidak hanya di tempat kerja saja, tapi dari rumah, dan di tempat kerja. Yang tidak kalah pentingnya kalau kita bicara budaya kita itu khn paternalistik artinya mengikuti apa yang dilakukan oleh yang lebih dulu, lebih senior, jadi tentunya di dalam membudidayakan K3 ini kalau di lingkungan perusahaan adalah life by example, jadi fair leadership.”ungkapnya.
Disamping itu dibutuhkan pimpinan yang bisa dirasakan keberadaannya, kehadirannya di tempat kerja, sehingga dapat menaruh perhatian pada masalah K3.
“Sering kali pimpinan tidak menaruh perhatian pada masalah K3, jadi melihat kondisi yang tidak aman kemudian mendiamkannya silent mean agree, yang artinya diam berarti setuju, setuju untuk celaka. Oleh karena itu dibutuhkan pimpinan – pimpinan yang banyak bicara untuk memperbaiki dan mengoreksi perilaku yang tidak aman penjadi perilaku yang aman,”tandasnya. (why)

