Jelang Tutup Tahun 2022, BPBD Jatim Gelar Khataman dan Doa Bersama

Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto SE, M.PSDM ( 5 dari kiri) dalam sambutannya berharap agar doa bersama yang dilangsungkan di penghujung tahun ini bisa menjadi bahan introspeksi dan motivasi diri bagi segenap pegawai BPBD Jatim.

Sidoarjo, Nusantaradigital.online- Kegiatan ini digelar di Masjid Al-Matin yang berada di lingkungan area Taman Edukasi Bencana, selatan Kantor utama BPBD Jatim, Jl Letjen S Parman 55 Waru, Sidoarjo.

Selain menghadirkan anak yatim dari Yayasan Pondok Pesantren Darul Faroh, Dukuh Pakis Surabaya, kegiatan ini juga menghadirkan spiritual motivator, Dr Nasrul Faqih Syarif H, M.Si.

Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto SE, M.PSDM dalam sambutannya berharap agar doa bersama yang dilangsungkan di penghujung tahun ini bisa menjadi bahan introspeksi dan motivasi diri bagi segenap pegawai BPBD Jatim.

Selain itu, doa tersebut juga diharapkan bisa menghindarkan Jawa Timur dari mara bahaya dan bencana yang biasa terjadi di masa-masa pergantian tahun.

Sementara, Dr Nasrul Faqih dalam materi tausiyahnya mengajak segenap karyawan BPBD Jatim untuk menyadari bahwa kita ini terlahir sebagai makhluk yang spesial dan bermental juara.

Karenanya, ia minta semuanya untuk
melakukan introspeksi dan evaluasi capaian tahun 2022 dan membuat resolusi diri di tahun 2023.

Sebagai introspeksi, ia meminta semua karyawan untuk melepaskan dan membuang ‘gembok mental’ yang menghambat kemajuan diri.

Gembok mental yang dimaksud, yakni, selalu berpikiran negatif dan enggan menerima tugas dengan alasan usia, kesehatan, latarbelakang pendidikan dan nasib.

“Maka, tulislah impian panjenengan semua di dalam kertas dan tempel di tempat yang biasa terlihat. Mengapa harus ditulis? Karena itu akan menjadi motivasi,” sarannya.

Selain membuang hambatan dan membuat impian, yang harus dilakukan oleh segenap karyawan BPBD Jatim adalah meningkatkan kapasitas dan kompetensi diri.

Hadir juga dalam acara ini, pejabat eselon III dan IV di lingkungan kantor BPBD Jatim, dan tokoh masyarakat desa di sekitar Kantor BPBD Jatim. (why/hum)

By why hum

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights