Bank Jatim Raih Penghargaan Platinum ASRRAT 2025 untuk Integrated Report 2024

Nusa Dua, Nusantaradigital.online — PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025. Untuk pertama kalinya, Bank Jatim berhasil meraih platinum rank untuk Integrated Report 2024, sebuah pencapaian tertinggi dalam penilaian laporan keberlanjutan di kawasan Asia. Penghargaan prestisius tersebut diterima oleh Corporate Secretary Bank Jatim, Fenty Rischana K., dalam seremoni penghargaan yang berlangsung di The Westin Resort Nusa Dua Bali, Jumat malam (28/11).

Fenty menyampaikan bahwa penghargaan platinum ini merupakan bukti konkret komitmen Bank Jatim dalam menerapkan prinsip keberlanjutan di seluruh lini bisnis. “Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen Bank Jatim untuk mengelola lembaga secara berkelanjutan, memastikan tata kelola yang kuat, meningkatkan dampak sosial, serta menjaga kelestarian lingkungan. Pencapaian ini adalah hasil kerja keras seluruh insan Jatimers dalam penyusunan integrated report,” ujarnya.

Ia menambahkan, capaian platinum ini sekaligus menandai peningkatan kualitas penerapan prinsip Environment, Social, and Governance (ESG) oleh Bank Jatim, yang selama beberapa tahun terakhir secara konsisten meraih peringkat gold. “Keberlanjutan telah menjadi fondasi perkembangan Bank Jatim. Kami akan terus meningkatkan transparansi pelaporan, mengukur dampak sosial, meningkatkan efisiensi sumber daya, serta memperkuat transformasi layanan digital demi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” imbuh Fenty.

Secara konsolidasi, kinerja Bank Jatim hingga September 2025 menunjukkan tren pertumbuhan yang solid. Total aset perusahaan mencapai Rp125,1 triliun, meningkat 17,3% dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh peningkatan aset produktif, seperti:

  • Penyaluran kredit sebesar Rp80,2 triliun (naik 29% YoY)
  • Dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp99,3 triliun (tumbuh 13,5% YoY)

Dengan pengelolaan aset tersebut, Bank Jatim berhasil membukukan pendapatan bersih sebesar Rp5,10 triliun atau tumbuh 29,25% YoY. Adapun laba bersih konsolidasi pada triwulan III 2025 mencapai Rp1,14 triliun, meningkat 23,5% YoY. Di sisi pendapatan bunga, Bank Jatim menghasilkan Rp7,42 triliun, dengan pendapatan bunga bersih Rp5,10 triliun, yang tumbuh 29,2% YoY.

 

ASRRAT 2025 diselenggarakan oleh National Center for Corporate Reporting (NCCR) bekerja sama dengan Institute of Certified Sustainability Practitioners (ICSP). Memasuki tahun penyelenggaraan ke-21, ASRRAT tetap menjadi salah satu platform penilaian kualitas laporan keberlanjutan paling terkemuka di Asia.

Tahun ini, ASRRAT diikuti oleh 82 perusahaan/organisasi, terdiri dari 78 peserta dari Indonesia (termasuk 3 entitas sektor publik) dan 4 peserta dari luar negeri, yakni Bangladesh (1 entitas) dan Filipina (3 entitas).

Dalam sambutannya, Chairman Board of Trustee NCCR, Prof. Dr. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, menekankan pentingnya harmonisasi standar pelaporan keberlanjutan secara global. Ia menyoroti perkembangan regulasi internasional seperti IFRS S1–S2, TCFD, GRI Standards, dan ASEAN Taxonomy, yang menuntut perusahaan menghadirkan pelaporan yang lebih terukur, transparan, dan dapat dibandingkan lintas negara.

“Dengan data yang kuat, konsisten, dan selaras dengan standar global, laporan keberlanjutan dapat menjadi alat strategis yang menunjukkan kesiapan organisasi menghadapi transisi ekonomi dan tantangan keberlanjutan,” tegasnya. (why)

 

By why hum

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights